Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

Rempeyek

Siang hari ini hujan turun. Aku termenung di depan jendela sambil melihat rintik hujan. Pikiranku sedang kacau. Tak terasa air mata jatuh ke pipi. Diam-diam aku menangis. Menangis setidaknya membuat diriku lega. Saat aku terdiam di keheningan bersama hujan turun, aku mendengar seorang ibu bersuara menawarkan dagangannya. "Peyek peyek, peyek nya bu, peyek peyek peyek" suara ibu nya seperti itu. Lantas aku segera membuka jendela agar bisa melihat jelas ibu tersebut dan aku pun memanggil nya. Beliau menjual rempeyek kacang tanah dan rempeyek teri kacang yang harga nya sangat terjangkau. Ketika aku memberi uang rempeyek yang aku beli, raut wajah beliau sumringah. Tiba-tiba beliau berkata kepadaku sambil menyeka keringat di pelipis nya, "Alhamdulillah makasih ya neng. Dari pagi saya ngiter-ngiter yang beli baru tiga orang, sama ini baru empat. Saya lanjut jualan lagi yaa neng makasih yaa." Aku pun membalas ucapan beliau kemudian langsung masuk ke dalam rumah. Di dalam ka...

Postingan Terbaru

Jenis-Jenis Buku Agenda

Kafe Sedjuk di Cinere

Pray

Makanan Yang Bisa Memperbaiki Mood

Perpustakaan di Era Teknologi Digital